Rabu, 28 Mei 2008

Peluang Pasar Bunga Sedap Malam

Bunga Sedap malam (Polianthes tuberosa) adalah tumbuhan selalu hijau dari suku Agavaceae. Minyak dari bunga ini digunakan dalam pembuatan parfum. Nama latin tuberosa berasal dari pokok akarnya (tuber). Saat ini dikenal sekitar 12 spesies dari genus Polianthes.
Bunga sedap malam biasa mekar di malam hari. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Meksiko. Bangsa Astek mengenalnya dengan nama Omixochitl [oh me' zu che' tl] atau bunga tulang.
Nama bunga ini di India bagian timur adalah Ratkirani, yang berarti ratu malam. Di Singapura bunga ini dinamakan Xinxiao, yang berarti di mana ngengat hinggap. Di Persia, bunga ini disebut Maryam, yang merupakan nama umum bagi anak perempuan. Bunga ini juga digunakan di Hawaii untuk pengantin dan dahulu di zaman Viktoria digunakan sebagai bunga kuburan. Harum bunga ini digambarkan sebagai kompleks, eksotis, manis, dan khas bunga.
Tanaman ini tumbuh hingga 45 cm dan menghasilkan rumpun bunga putih. Daunnya panjang dan berwarna hijau muda yang mengumpul di pangkal batangnya.
Genus tanaman ini masih berkerabat dekat dengan Manfreda

Pasar Indonesia banyak menyerap kebutuhan bunga sedapmalam antara Rp 250 sampai dengan Rp. 1500,-
jutaan potong bunga keluar masuk di pasar rawabelong Jakarta...,
itu menandakan kebutuhan pasar bunga sedap malam begitu besar.
keuntunga petani untuk menanam bunga sedap malam juga dapat dilihat setelah umur 7 bulan. dalam luasan 5000 ha, petani dapat memanen lebih dari 15.000 batang per minggunya.
bayangkan jika harga bunga sedap malam mencapai Rp. 1000,- ..............????